Madrasah
OMI Tingkat Kabupaten Takalar Resmi Dibuka, 473 Peserta Ikuti Kompetisi Selama Tiga Hari
22 September 2026, 13:26 WITA
Kontributor: D'tola
0 Dilihat
Takalar (Humas Kemenag) — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Takalar resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, H. Solihin, di MA Pesantren Al-Qamar Bajeng Senin 7september 2026.
Pembukaan OMI tingkat Kabupaten Takalar tersebut menjadi momentum bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan, potensi, serta semangat berprestasi dalam bidang akademik.
Sebanyak 473 peserta dari tiga jenjang madrasah, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), ambil bagian dalam pelaksanaan OMI tingkat kabupaten tersebut.
Dalam arahannya, H. Solihin menyampaikan bahwa OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun karakter kompetitif yang sehat.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mampu mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, percaya diri, jujur dan sportif. Jadikan OMI sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman,” pesan Solihin.
Menurutnya, prestasi peserta didik merupakan bagian penting dalam mengangkat citra dan mutu madrasah. Karena itu, ia berharap para peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tahapan perlombaan.
Pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Takalar berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026.
Pada hari pertama, Senin (7/9), pelaksanaan kompetisi berlangsung dalam empat sesi. Hari kedua, Selasa (8/9), dilaksanakan dalam tiga sesi, sementara hari ketiga, Rabu (9/9), berlangsung dalam dua sesi.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 473 orang, pelaksanaan OMI diharapkan dapat menjadi wadah untuk memetakan sekaligus mengembangkan potensi akademik peserta didik madrasah di Kabupaten Takalar.
Kementerian Agama Kabupaten Takalar juga berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, disiplin dan semangat berkompetisi secara sehat.
OMI tingkat Kabupaten Takalar selanjutnya akan menjadi bagian dari tahapan seleksi untuk menjaring peserta terbaik yang berpotensi mewakili Kabupaten Takalar pada jenjang kompetisi berikutnya.
Pembukaan OMI tingkat Kabupaten Takalar tersebut menjadi momentum bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan, potensi, serta semangat berprestasi dalam bidang akademik.
Sebanyak 473 peserta dari tiga jenjang madrasah, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), ambil bagian dalam pelaksanaan OMI tingkat kabupaten tersebut.
Dalam arahannya, H. Solihin menyampaikan bahwa OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun karakter kompetitif yang sehat.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mampu mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, percaya diri, jujur dan sportif. Jadikan OMI sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman,” pesan Solihin.
Menurutnya, prestasi peserta didik merupakan bagian penting dalam mengangkat citra dan mutu madrasah. Karena itu, ia berharap para peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tahapan perlombaan.
Pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Takalar berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026.
Pada hari pertama, Senin (7/9), pelaksanaan kompetisi berlangsung dalam empat sesi. Hari kedua, Selasa (8/9), dilaksanakan dalam tiga sesi, sementara hari ketiga, Rabu (9/9), berlangsung dalam dua sesi.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 473 orang, pelaksanaan OMI diharapkan dapat menjadi wadah untuk memetakan sekaligus mengembangkan potensi akademik peserta didik madrasah di Kabupaten Takalar.
Kementerian Agama Kabupaten Takalar juga berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, disiplin dan semangat berkompetisi secara sehat.
OMI tingkat Kabupaten Takalar selanjutnya akan menjadi bagian dari tahapan seleksi untuk menjaring peserta terbaik yang berpotensi mewakili Kabupaten Takalar pada jenjang kompetisi berikutnya.
Bagikan Berita Ini: